Salamun’ Alaikum.
Say: “Subhanallah!” Hari ini begitu banyak remaja – remaja berbisnis, terutama baroedak Putih - Abu. Bisnis-nya pun macam - macam mulai dari jualan makanan sampai jadi jualan pulsa, dari penulis sampai jurnalis, dari Dokter bedah Manusia sampai Dokter bedah Hewan (lho?).
Nah bicara soal bisnis, saya mau memberikan kalian saran mengenai perusahaan bisnis yang untung bersihnya berlipat – lipat dan juga Halal. Bentuk bisnisnya tuh semacam menjual jasa, dimana kalian diharuskan mengajak orang lain, supaya kamu bisa membuat jaringan. Ketika kalian berhasil mengajak orang, maka kalian akan mendapatkan profit. Setelah kalian mengajak orang (minimal 2), walaupun kalian diam maka kalian akan tetap mendapatkan profit, jika orang – orang dibawah kalian tetap mengajak orang lain. Bahkan jika kalian tetap mengajak akan tetapi orang itu belum masuk, kalian tetap akan mendapatkan profit. Gokil khan? Lebih bahkannya lagi, sebelum kalian mulai berbisnis. Kalian akan mendapatkan training dari para Marketer handal yang bekerja di perusahaan ini, dan akan menjadi trainer tetap bagi kalian (secara gratis). Setelah itu kalian akan diberi modal. Nah ada satu hal lagi yang cukup menarik, ketika kalian mulai berbisnis. Kalian akan tetap mendapatkan training dari para trainer dan juga modal, tanpa harus membayar lagi (artinya tetap gratis tis tis tis).
Sebelumnya, akan lebih baik jika saya memperkenalkan perusahaan yang menjual jasa itu. Nama perusahaannya adalah (jeng jeng jeng) “PT.Da’watu Islam”, namanya cukup unik kan? O iyah hampir lupa jasa yang akan diperjualbelikan adalah “Da’wah”, barangnya mewah kan? Bahkan ini lebih mewah dan mahal dari sebuah Kia Picanto yang harganya ratusan juta. Kenapa “Da’wah” ini bisa begitu mahal dan mewah? Ya tentu saja karena ini bisa membuat seorang penjahat dari kelas ikan teri sampai ikan lohan kepincut, dan ingin kita ajak jika kita berhasil. Akan tetapi bagi kalian yang memang masih muda, akan lebih baik jika mengajak teman – teman seumuran untuk ikut di bisnis ini. Karena teman – teman seumuran lebih mudah diajak untuk bergabung. Supaya jasa yang kalian jual itu banyak peminatnya, kalian harus senantiasa meningkatkan kualitas barang dan diri dengan T2 yaitu Ta’lim dan Teelawah.
Satu hal lagi, bentuk profit yang akan kalian dapat adalah “pahala” yang akan diberikan oleh dzat Mahakaya yaitu Allah Subhanwata’ala yang paling berkuasa atas perusahaan ini, jika kalian mencari orang secara Ikhlas dan Istiqamah. Yang paling menarik lagi, jika kalian meninggal ketika mencari “korban” dengan niat ikhlas. Insyaallah kalian akan mendapat doorprize berupa “Surga”. Jikalau kalian meninggal ketika tidak melakukan itu maka profit kalian akan terus mengalir hingga ke kuburan. Gimana tertarik?
P.S: Untuk bergabung dengan perusahaan ini, kalian bisa bergabung dengan DKM di sekolah kalian atau ikut organisasi remaja masjid seperti Karisma ITB. Jazakallah.
Hasta La Vista!
Wassalamu’alaikum.
Selasa, 22 Desember 2009
Kebersamaan Untuk Sebuah Tujuan Mulia
Salamun’ Alaikum.
Salam Jihad.
Tulisan ini saya dedikasikan untuk Ikhwan: Prasetya Pramudita Yuliarso, Raden Nugroho Adi Negoro, Reza Satya Rahmawan, Dimas Adhiputera, Raden Bramadi Nugraha Wargadibrata, Rajiv Dewantara, Faqih Azizudin, Dimas Bagus Permadi, Hendra Purnama, Muhammad Fazrin, Muhammad Satria Azhari, Muhammad Yusuf Sulaeman, Muhammad Fikri Jalaludin, Agung Marta Hikmatian, Firman Maulana, Fikri Fathun Nasir, Azhar Basyir, Muhammad Ziko Rizkiargo, Shendi Anshari Rasyid, Faisal Abdi Negara, Galih Putra Anugrah, Reyhan Wiyarta Soendaji, Zulqaidandy Rahman, Duta Windu Darma dan maaf bagi beberapa yang tidak kusebutkan….
Lalu untuk akhwat : Ina Rosdiana, Dina Amalia Pranadietya, Hanifah, Az-Zahra Metasophia Hanifa, Marina Savira, Tantia Setiawati, Cucu Cahyati Dewi, Puput Maulani Maryam, Arthy Fardiyanti, Asiyah Azmi, Ristiani Litasari, Fitriah Thulu’i Syamsi, Desi Milan Tanjung, Nabila Shafanah, Ratni Purwasih, Karina Rosdiana, Ulfa Nurul Jannah, dan juga maaf bagi beberapa yang tidak kusebutkan….
Fuuh, genap sudah satu semester kepengurusan DKM SMAN 22 Bandung 2009 – 2010. Rasanya sangat menyenangkan bisa bersama kalian wahai para Mujahid dan Mujahidah ’09 – 10, akan tetapi aku tidak tahu ada hal mengganjal apa yang sepertinya membuat kebersamaan kita terasa terengut. Sehingga kita tidak bisa berjuang di jalan Allah yang ditebari oleh kesenangan dunia layaknya mawar beracun ini dengan baik, memang sih sepertinya berjuang di jalan Allah SWT tidak semudah menamatkan game RPG atau bahkan mencetak satu gol. Kita senantiasa diuji oleh Allah SWT entah itu melalui kesenangan ataupun kesusahan, baik melalui hal yang bisa memuaskan diri ataupun ulangan dan peer yang seabreg. Benar – benar melelahkan, sehingga amanah umat yang seharusnya kita emban bisa - bisa terbengkalai. Akan tetapi aku tahu Allah memberikan ujian yang begitu banyak karena menginginkan kita naik ke jenjang yang lebih tinggi, dan Dia juga menginginkan kita semua pantas untuk memasuki surganya yang hanya bisa diisi oleh hamba – hambanya yang memang Ultimate dan bersemangat ‘tuk berjihad dijalannya tanpa putus asa.
Ngomong – ngomong soal kebersamaan, saya tidak ingin terlalu banyak mengkritik Mujahid dan Mujahidah ’09 – 10. Walaupun terkadang gara – gara kekurangkompakan ini kita sering mendapat masalah ketika mengadakan acara atau mungkin yang datang ketika ada acara internal orangnya itu – itu. Nah daripada kita saling memikirkan ini salah siapa, yuk kita gali kembali jalur sutra kebersamaan yang telah terkubur oleh padang pasir keegoan yang mengubur kita semua.
It’s okay to be lost in the beginning. Let’s start once again, once again. . . .(Tak apalah kita kalah di awal. Mari kita mulai sekali lagi, sekali lagi), Yuk saatnya kita bangkit dari kubangan lumpur dan mewujudkan SMAN 22 Bandung yang Islami, yang merupakan mimpi dari DKM SMAN 22 Bandung. Karena bangunan bisu SMAN 22 Bandung sudah bosan menunggu kita untuk memberkahinya . Yuk kita saling mengingatkan akan tanggung jawab dan amanah masing – masing, karena Malaikat Rakib sudah tidak sabar menuliskan nama kita untuk menjadi pemilik tetap Surga. Yuk kita sama – sama berjihad dan menjadi insan ciptaan Allah yang terbaik, karena Allah SWT sudah tidak sabar ingin menampakan wujudnya dan menemui kita Pemuda Pemudi yang rela berkorban di jalan Allah SWT di surga nanti. Yuk daripada kita terus membaca note ini, kita mulai berjihad dan berda’wah dengan gaya kita masing – masing agar da’wah ini tidak membosankan. Dan yang paling penting mari kita bangun sebuah KEBERSAMAAN UNTUK SEBUAH TUJUAN MULIA! Agar kita semua bisa reunian di Surga nanti. Amiin!!!
Hasta La Vista!
Wassalamua’laikum!
Muhammad Alfy Taufiq
Kepengurusan 2009 – 2010
5 Muharram 1431 Hijrah Nabi
Salam Jihad.
Tulisan ini saya dedikasikan untuk Ikhwan: Prasetya Pramudita Yuliarso, Raden Nugroho Adi Negoro, Reza Satya Rahmawan, Dimas Adhiputera, Raden Bramadi Nugraha Wargadibrata, Rajiv Dewantara, Faqih Azizudin, Dimas Bagus Permadi, Hendra Purnama, Muhammad Fazrin, Muhammad Satria Azhari, Muhammad Yusuf Sulaeman, Muhammad Fikri Jalaludin, Agung Marta Hikmatian, Firman Maulana, Fikri Fathun Nasir, Azhar Basyir, Muhammad Ziko Rizkiargo, Shendi Anshari Rasyid, Faisal Abdi Negara, Galih Putra Anugrah, Reyhan Wiyarta Soendaji, Zulqaidandy Rahman, Duta Windu Darma dan maaf bagi beberapa yang tidak kusebutkan….
Lalu untuk akhwat : Ina Rosdiana, Dina Amalia Pranadietya, Hanifah, Az-Zahra Metasophia Hanifa, Marina Savira, Tantia Setiawati, Cucu Cahyati Dewi, Puput Maulani Maryam, Arthy Fardiyanti, Asiyah Azmi, Ristiani Litasari, Fitriah Thulu’i Syamsi, Desi Milan Tanjung, Nabila Shafanah, Ratni Purwasih, Karina Rosdiana, Ulfa Nurul Jannah, dan juga maaf bagi beberapa yang tidak kusebutkan….
Fuuh, genap sudah satu semester kepengurusan DKM SMAN 22 Bandung 2009 – 2010. Rasanya sangat menyenangkan bisa bersama kalian wahai para Mujahid dan Mujahidah ’09 – 10, akan tetapi aku tidak tahu ada hal mengganjal apa yang sepertinya membuat kebersamaan kita terasa terengut. Sehingga kita tidak bisa berjuang di jalan Allah yang ditebari oleh kesenangan dunia layaknya mawar beracun ini dengan baik, memang sih sepertinya berjuang di jalan Allah SWT tidak semudah menamatkan game RPG atau bahkan mencetak satu gol. Kita senantiasa diuji oleh Allah SWT entah itu melalui kesenangan ataupun kesusahan, baik melalui hal yang bisa memuaskan diri ataupun ulangan dan peer yang seabreg. Benar – benar melelahkan, sehingga amanah umat yang seharusnya kita emban bisa - bisa terbengkalai. Akan tetapi aku tahu Allah memberikan ujian yang begitu banyak karena menginginkan kita naik ke jenjang yang lebih tinggi, dan Dia juga menginginkan kita semua pantas untuk memasuki surganya yang hanya bisa diisi oleh hamba – hambanya yang memang Ultimate dan bersemangat ‘tuk berjihad dijalannya tanpa putus asa.
Ngomong – ngomong soal kebersamaan, saya tidak ingin terlalu banyak mengkritik Mujahid dan Mujahidah ’09 – 10. Walaupun terkadang gara – gara kekurangkompakan ini kita sering mendapat masalah ketika mengadakan acara atau mungkin yang datang ketika ada acara internal orangnya itu – itu. Nah daripada kita saling memikirkan ini salah siapa, yuk kita gali kembali jalur sutra kebersamaan yang telah terkubur oleh padang pasir keegoan yang mengubur kita semua.
It’s okay to be lost in the beginning. Let’s start once again, once again. . . .(Tak apalah kita kalah di awal. Mari kita mulai sekali lagi, sekali lagi), Yuk saatnya kita bangkit dari kubangan lumpur dan mewujudkan SMAN 22 Bandung yang Islami, yang merupakan mimpi dari DKM SMAN 22 Bandung. Karena bangunan bisu SMAN 22 Bandung sudah bosan menunggu kita untuk memberkahinya . Yuk kita saling mengingatkan akan tanggung jawab dan amanah masing – masing, karena Malaikat Rakib sudah tidak sabar menuliskan nama kita untuk menjadi pemilik tetap Surga. Yuk kita sama – sama berjihad dan menjadi insan ciptaan Allah yang terbaik, karena Allah SWT sudah tidak sabar ingin menampakan wujudnya dan menemui kita Pemuda Pemudi yang rela berkorban di jalan Allah SWT di surga nanti. Yuk daripada kita terus membaca note ini, kita mulai berjihad dan berda’wah dengan gaya kita masing – masing agar da’wah ini tidak membosankan. Dan yang paling penting mari kita bangun sebuah KEBERSAMAAN UNTUK SEBUAH TUJUAN MULIA! Agar kita semua bisa reunian di Surga nanti. Amiin!!!
Allahu ghayatuna!
Ar-Rasul qudwatuna!
Al-Quran dusturuna!
Al-Jihad sabiluna!
Syahid fiisabilillah asma amanina!
Hasta La Vista!
Wassalamua’laikum!
Muhammad Alfy Taufiq
Kepengurusan 2009 – 2010
5 Muharram 1431 Hijrah Nabi
Label:
dkm,
Islam,
Pelajar Backapacker,
twisted logic
Minggu, 20 Desember 2009
Tanpa adanya ISLAM, MAHAsiswa nggak akan pernah pake TOGA!!!!
SALAMUN’ ALAIKUM.
Wah wah nggak nyangka sebentar lagi kita akan memperingati hari perdamaian sedunia. Itu berarti suatu hari, dimana kedamaian akan disuarakan dimana – mana. Dan Israel akan dikecam habis – habisan sama pejuang – pejuang perdamaian.
Hmm ngomong – ngomong perdamaian kamu mungkin jadi inget, sama penjajahan yang dilakukan sama Belanda. Dimana negeri kita bener – bener menderita 3,5 tahun, gara – gara slogan 3G (Gold, Glory, Gospel) mereka. Tapi disini kita tidak akan membicarakan sejarah Indonesia yang pasti kamu – kamu sudah tahu, disini kita akan membicarakan hal – hal menarik Kekhailfahan Islam pada waktu dinasti Umayah ok?
Sekarang kamu siapkan barang – barang yang kamu perlukan, karena kita akan melakukan sebuah perjalanan singkat ke masa DInasti Islam Umayah menggunakan lacinya Nobita. Dimana ini merupakan titik awal berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan kebudayaan berkembang sangat pesat.
Nah sekarang kita sudah sampai di Dinasti Umayah. Yang terkenal akan penaklukan Qurtubah atau Cordoba, oleh Jenderal Thariq bin Ziyad yang namanya diabadikan menjadi Jabal ath-Thariq atau Gibraltar. Nah mungkin kamu – kamu ada yang sedikit bingung, Islam itu kan agama damai, tapi kok melakukan penaklukan? Akan tetapi kalau kamu – kamu belum tahu, pasukan Islam yang dipimpin Jenderal Ziyad bin Thariq ini berhasil membebaskan Spanyol. Yang ditindas oleh bangsa Gothik barat selama 300 tahun. Bukan hanya itu setelah Spanyol dikuasai Islam. Dinasti ini mendirikan Universitas Cordoba, yang berdampak mencerahkan Eropa dari Dark Age.
Oh iya, ngomong – ngomong soal Universitas Cordoba, kamu – kamu pasti tau toga kan? Itu lho, semacam topi yang dipakai waktu wisuda MAHAsiswa. Nah ternyata yang pertama menggunakan toga itu adalah Umat Muslim, dimana dulu itu namanya bukan toga akan tetapi jubah. Dikarenakan ditiru oleh Barat, namanya diganti menjadi latin yaitu toga. Nah kalau merujuk ke buku Api Sejarah-nya Prof.Mansyur Suryanegara, tudung kepala toga itu secara Internasional masih berbentuk segi empat- Lambang bentuk Ka’bah, dan warna hitam itu mencirikan kiswah penutup Ka’bah. Akan tetapi di Indonesia, menjadi segi lima dikarenakan sejarah Indonesia ditulis secara Hindu Sentrisme. Padahal kan Eropa saja, yang dulunya mengalami zaman suram meniru dari Dinasti Islam Umayah.
Wah wah mungkin perjalanan kita ke Dinasti Umayah diakhiri sampai sini, karena sebentar lagi lacinya mau tutup (?). Nah walaupun perjalanan kita cukup singkat, mudah – mudahan kalian yang telah mengikuti tour de Umayah ini, bisa termotivasi untuk berjuang di jalan Islam ini ok?
HASTA LA VISTA!
WASSALAMMUA’LAIKUM.
Redaksi Pelita Islam Jurnalis Karisma Salman
Muhammad Alfy Taufiq SMAN 22 Bandung
Wah wah nggak nyangka sebentar lagi kita akan memperingati hari perdamaian sedunia. Itu berarti suatu hari, dimana kedamaian akan disuarakan dimana – mana. Dan Israel akan dikecam habis – habisan sama pejuang – pejuang perdamaian.
Hmm ngomong – ngomong perdamaian kamu mungkin jadi inget, sama penjajahan yang dilakukan sama Belanda. Dimana negeri kita bener – bener menderita 3,5 tahun, gara – gara slogan 3G (Gold, Glory, Gospel) mereka. Tapi disini kita tidak akan membicarakan sejarah Indonesia yang pasti kamu – kamu sudah tahu, disini kita akan membicarakan hal – hal menarik Kekhailfahan Islam pada waktu dinasti Umayah ok?
Sekarang kamu siapkan barang – barang yang kamu perlukan, karena kita akan melakukan sebuah perjalanan singkat ke masa DInasti Islam Umayah menggunakan lacinya Nobita. Dimana ini merupakan titik awal berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan kebudayaan berkembang sangat pesat.
Nah sekarang kita sudah sampai di Dinasti Umayah. Yang terkenal akan penaklukan Qurtubah atau Cordoba, oleh Jenderal Thariq bin Ziyad yang namanya diabadikan menjadi Jabal ath-Thariq atau Gibraltar. Nah mungkin kamu – kamu ada yang sedikit bingung, Islam itu kan agama damai, tapi kok melakukan penaklukan? Akan tetapi kalau kamu – kamu belum tahu, pasukan Islam yang dipimpin Jenderal Ziyad bin Thariq ini berhasil membebaskan Spanyol. Yang ditindas oleh bangsa Gothik barat selama 300 tahun. Bukan hanya itu setelah Spanyol dikuasai Islam. Dinasti ini mendirikan Universitas Cordoba, yang berdampak mencerahkan Eropa dari Dark Age.
Oh iya, ngomong – ngomong soal Universitas Cordoba, kamu – kamu pasti tau toga kan? Itu lho, semacam topi yang dipakai waktu wisuda MAHAsiswa. Nah ternyata yang pertama menggunakan toga itu adalah Umat Muslim, dimana dulu itu namanya bukan toga akan tetapi jubah. Dikarenakan ditiru oleh Barat, namanya diganti menjadi latin yaitu toga. Nah kalau merujuk ke buku Api Sejarah-nya Prof.Mansyur Suryanegara, tudung kepala toga itu secara Internasional masih berbentuk segi empat- Lambang bentuk Ka’bah, dan warna hitam itu mencirikan kiswah penutup Ka’bah. Akan tetapi di Indonesia, menjadi segi lima dikarenakan sejarah Indonesia ditulis secara Hindu Sentrisme. Padahal kan Eropa saja, yang dulunya mengalami zaman suram meniru dari Dinasti Islam Umayah.
Wah wah mungkin perjalanan kita ke Dinasti Umayah diakhiri sampai sini, karena sebentar lagi lacinya mau tutup (?). Nah walaupun perjalanan kita cukup singkat, mudah – mudahan kalian yang telah mengikuti tour de Umayah ini, bisa termotivasi untuk berjuang di jalan Islam ini ok?
HASTA LA VISTA!
WASSALAMMUA’LAIKUM.
Redaksi Pelita Islam Jurnalis Karisma Salman
Muhammad Alfy Taufiq SMAN 22 Bandung
Label:
Ilmuwan Islam,
Islam,
Sejarah
Langganan:
Postingan (Atom)