Senin, 12 Juli 2010

Ngantuk.

Masuk kelas, liat siswa.    
Ada yang lagi tidur, kayaknya cara ngejelasin yang didepan kurang menarik.

Masuk masjid, liat jemaah.
Ada yang ngantuk, kayaknya pengen ceramah cepet selesai.


Masuk ruang DPR, liat wakil rakyat .
Ada yang ngantuk, kayaknya gara - gara rapat mentok berjam – jam.

Masuk ruang rapat presiden, liat menteri negara.
Ada yang ngantuk, kayaknya abis nonton final piala dunia 2010 di Cikeas.


 P.S: Mudah – mudahan saya tidak tidur dikelas saat kelas XII sekarang.

Selasa, 06 Juli 2010

“Anjing”,dilangit selatan.

             Bismillahhirrahmannirrahim.

            Pandanglah langit selatan di awal juli ini saat sang merah saga telah terbenam, apakah kamu melihat “anjing”? Tidak? Tentu saja jawabannya tidak, karena yang muncul memang bukan anjing dalam artian sebenarnya. Anjing yang dimaksud disini adalah “Bintang Sirius” dan lebih dikenal karena cahayanya begitu terang, sehingga ada sebagian orang yang menganggapnya cahaya dari UFO.

            Nama Sirius ini diambil dari bahasa Yunani Seirios (Seirios, yang berarti "menyala-nyala" atau "amat panas"). Sebagai bintang paling terang di rasi "Anjing Besar", seringkali disebut juga sebagai "Bintang Anjing". Sedangkan dalam bahasa arab bintang ini lebih dikenal dengan sebutan As – Sira’ (lihat Q.S An-Najm ayat 49). 

            Terletak di rasi “Major Canis”(Anjing Besar) , bintang Sirius merupakan salah satu bintang yang memiliki jarak dengan bumi yaitu sekitar 8,6 tahun kecepatan cahaya. Memiliki magnitude kecerahan sekitar -1,47. Berdasarkan pengamatan Alvan Graham Clark pada tahun 1862, Bintang Sirius merupakan bintang yang berpasangan yaitu terdiri dari Sirius A yang lebih terang dan Sirius B yang lebih redup.

            Sirius dapat dilihat hampir di semua tempat di permukaan Bumi kecuali oleh orang-orang yang tinggal pada lintang di atas 73,284° utara. Saat terbaik untuk dapat melihat bintang ini adalah sekitar tanggal 1 Januari, dimana dia mencapai meridian pada tengah malam.

            Di Indonesia, Bintang Sirius (Bintang Sirius A) akan terlihat jelas dengan mata telanjang di Indonesia bagian selatan (Bumi bagian selatan) pada awal Juli di langit Tenggara, Selatan, dan Timur Laut. Tentunya jika langit malam cerah dan tidak berawan. Selamat menikmati indahnya Bintang Sirius!

… dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi’ra (QS. An Najm, 53: 49)



            Alhamdulillah

            Fin


P.S: Coba deh iseng – iseng liat keluar rumah, terus cari bintang yang paling cerah. Nah itu adalah bintang Sirius.(Mumpung masih awal – awal Juli)

Senin, 05 Juli 2010

Bagaimana membedakan SOAL Larutan Penyangga dan Hidrolisis Garam?

            Bismillahhirrahmannirrahim.

            Bagi kita yang memang baru saja naik kelas 3 IPA, tentu masih ingat dengan subbab  kimia mengenai Larutan Penyagga dan Hidrolisis Garam. Kalau dilihat secara kasat mata 2 subbab ini memiliki soal yang rada mirip apalagi jika dalam soal itu, yang diketahui adalah PEREAKSI-nya dulu, sehingga kita harus rumit mencari M,B,S. Yang akhirnya saat ada ulangan harian, besar kemungkinan kita akan melakukan “maksiat”, atau paling tidak “retry”(remedial) . Dan  berasumsi bahwa ini sesulit membedakan suara Alex Turner dengan Miles Kane, duo vokalis grup The Last Shadow Puppets.

            Tapi ternyata jika mata kita jeli dan sering melihat soal – soal Larutan Penyangga dan Hidrolisis Garam. Ada suatu perbedaan kecil dalam larutan PEREAKSI-nya yang akan memudahkan kita dalam mengerjakan soal – soal ini, perhatikan soal – soal berikut ini:

Larutan Penyangga:
Tentukan pH larutan penyangga yang dibuat dengan mencampurkan 50mL larutan NH3 0,2M dengan 50mL larutan HCl 0,15M. (Kb NH3 1x10-5)

Hidrolisis Garam:
Sebanyak 50mL larutan NaOH O,1M dicampurkan dengan 50mL larutan HCl 0,1M. Tentukan pH campuran. (Ka CH3COOH = 1,8 x 10-5)
           
            Perhatikan perbedaan kedua soal tersebut. Dalam soal Larutan Penyangga, larutan pertama dan kedua memiliki perbedaan saat diubah kedalam bentuk mol, sehingga salah satu pereaksi bersisa. Sedangkan soal kedua, larutan pertama dan kedua memiliki persamaan saat diubah menjadi mol, sehingga kedua pereaksi habis bereaksi.
           
            Jadi kesimpulannya kita cukup melihat angka yang muncul dalam kedua soal tersebut, dan ini tidak sesulit membedakan suara duo vokalis band side project The Last Shadow Puppets yang digawangi Alex Turner (Arctic Monkeys) dan Miles Kane (The Rascal), selamat mecoba!

            Alhamdulillah

            Hasta La Vista!



M.Alfy Taufiq XII IPA 4, SMAN 22 Bandung.